Perpindahan Kalor

Uhh….matahari sangat terik! Sepertinya matahari sangat jauh dari tempat kita berdiri, lalu kenapa masih begitu panas? Dengan cara apa panas matahari sampai ke bumi…

A.       Gejala perpindahan kalor

Kalor dapat berpindah dari satu benda ke benda lain. Secara alamiah, kalor selalu berpindah drai benda bersuhu tinggi (benda yang panas) ke benda bersuhu rendah(benda yang dingin). Peristiwa sebaliknya tidak pernah terjadi secara alamiah.

B.       Cara perpindahan kalor

Konduksi

Konduksi adalah perpindahan kalor melalui suatu benda tanpa disertai perpindahan partikel benda itu, namun partikel hanya bergetar di sekitar posisinya saja. Perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada benda padat, terutama logam. Misalnya pada logam yang salah satu ujungnya dipanaskan, kalor menyebabkan partikel di bagian ujung bergetar dengan hebat, lalu  menumbuk partikel disekitarnya yang dingin  sehingga menjadi panas, begitu terus berlangsung sampai semua logam panas. Benda yang dapat menghantarkan kalor dengan baik disebut konduktor, karena dalam benda konduktor partikel dapat bergerak lebih bebas dibandingkan partikel pada benda isolator, yakni benda yang tidak dapat menghantarkan kalor dengan baik.

Konveksi

Biasanya terjadi pada benda cair atau gas yang mengalami pemanasan. Pemanasan mengakibatkan massa jenis bagian yang panas dan bagian yang dingin menjadi berbeda, bagian yang panas memiliki massa jenis yang lebih kecil.

1.Konveksi dalam benda cair

Pemanasan air menyebabkan air pada bagian bawah lebih cepat panas dan lebih ringan, sehingga air yang semula pada bagian bawah kini naik dan air pada bagian atas yang lebih berat turun, kemudian terpanaskan sehingga menjadi lebih ringan kemudian kembali naik, begitu terjadi terus menerus sehingga terbentuk aliran air yang disebut aliran konveksi.

2.Konveksi dalam udara

Hal ini dapat kita jumpai saat kita membakar sampah. Asap yang merupakan udara panas mengembang dengan cepat sehingga lebih ringan dibandingkan udara di sekitarnya, sehingga naik ke atas dan ruang yag ditinggalkan diisi oleh udara lain disekitarnya. Sehingga terbentuk suatu sirkulasi udara yang disebut konveksi udara. Jadi dapat disimpulkan bahwa konveksi adalah perpindahan kalor melalui suatu benda yang disertai perpindahan partikel benda tersebut.

Radiasi

Radiasi merupakan perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara. Hal ini dapat kita lihat saat kita berada di sekitar tungku, kita tetap dapat merasakan panas padahal udara panas mengalir ke atas tidak ke samping, begitu pula panas matahari yang tetap dapat kita rasakan walaupun bumi dan matahari terpisah oleh ruang hampa yang luas.

C.        Penerapan konsep perpindahan kalor

Panel surya

Termos

Adanya ruang hampa dalam termos mencegah terjadinya aliran kalor secara konveksi maupun konduksi, sedangkan secara radiasi masih mungkin, namun hal itu sudah diminimalisir dengan lapisan mengkilap yang terdapat di lapisan termos yang akan mematulkann kembali hamper semua kalor kembali ke air panas.

Setrika

Pada alat ini kalor dipindahkan dari setrika ke pakaian secara konduksi.

Daftar Pustaka

Harjono, Widagdo M. 2004. Pokok-Pokok Fisika SMP. Jakarta: Erlangga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s